Beberapa Quote (kutipan) di bawah adalah favorit saya. saya mengambilnya dari beberapa lirik dari musisi dalam maupun luar ataupun kutipan dari buku & artikel dari beberapa orang yang mugkin teman-teman kenal:
"Komedi sejati itu perlu kecerdasan untuk membuat materinya dan perlu kecerdasan untuk menikmatinya juga" ...Alit Susanto (Shitlicous)
"You say you love rain, but you use an umbrella to walk under it. you say you love sun but you seek shelter when it is shinning. you say you love the wind, but when it comes you close your windows. so that why i'm scared when you say you love me".....Bob Marley
"Setiap anak adalah jenius tapi kalau kamu nilai seekor ikan dengan cara ikan memanjat pohon, ikan itu akan merasa bodoh seumur hidupnya".....Albert Einstein
"Jelek dicerca, bagus tak jadi bahan cerita".....Pandji Pragiwaksono
"Komedi itu sesuatu yang serius"........Indro Warkop
"If you love a flower, dont pick it up. because if you pick it up. because if you pick it up it dies and it ceases to be what you love. so if you love a flower, let it be. Love is not about possession. Love is about appreciation".....Osho
"Bagi saya definisi SANTUN adalah berjuang mewujudkan keadilan sosial buat rakyat, tidak mencuri uang rakyat itu namanya SANTUN, kalau cuma ngomong doang yang SANTUN tapi mencuri itu namanya BAJINGAN,BANGSAT!"........Basuki Tjahya Purnama (Ahok)
"Planet Bumi ini tidak hanya dimonopoli oleh orang Islam,
orang tidak beriman saja boleh tinggal di sini"......Buya Ahmad Syafei Ma'arif.
"Bunda Maria memakai Hijab dan anda minta saya tandatangani aturan larangan berhijab?".......Roberto Maroni, Mentri Italia.
"Sebab hidup terlalu singkat untuk membiarkan orang lain menentukan apa yang membuat kita bahagia".........Ernest Prakasa
"Sastra adalah Muara dari segala keindahan"..............Andrea Hirata
"Karena pemenang itu cuma satu bukan dua apalagi tiga".........Susi Susanti
"Jangan bilang 'I love you full'. tapi bilang 'I love you almost full' berikan ruang untuk cinta bertumbuh"....Anies Baswedan
"Bekerja itu bukan mencari nafkah namun ekspresi diri"............Jakob Oetama.
"Saya ingin orang melihatku sebagai Liam bukan karena ketenaranku"......Liam One Direction
"Kalau kamu tanya apa gunanya kecoak di dunia ini sama halnya saya bertanya apa guna puting pada laki-laki"............Sammy NotaSlimBoy
Senin, 29 September 2014
Ahmad Dhani Belum Bangun
By:
Unknown
On: Senin, September 29, 2014
Kucoba memahami tempatku berlabuh
Terdampar dikeruhnya satu sisi dunia
Hadir dimuka bumi tak tersaji indah
Kuingin rasakan cinta
Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Lusuh lalu tercipta mendekap diriku
Hanya usung sahaja kudamba Kirana
Ratapan mulai usang nur yang kumohon
Kuingin rasakan cinta
Manis seperti mereka..
................................................
Malam Ini Kusendiri
................................................
Malam Ini Kusendiri
Tak Ada Yang Menemani
Seperti Malam MalamYang Sudah Sudah
Hati Ini Selalu SepiTak Ada Yang Menghiasi
Hati Ini Selalu SepiTak Ada Yang Menghiasi
Seperti Cinta IniYang Slalu Pupus
Reff :
Tuhan Kirimkanlah Aku
Reff :
Tuhan Kirimkanlah Aku
Kekasih Yang Baik Hati
Yang Mencintai Aku Apa Adanya...
Singkat saja di atas adalah potongan bait lirik lagu dari Dewa 19 ciptaan Ahmad Dani, potongan lirik pertama adalah lagu Kirana dan potongan lirik kedua adalah Munajat Cinta. kedua lagu tersebut memiliki rentang waktu rilis yang berbeda. Kirana diambil dari album Pandawa Lima yang keluar pada tahun 1997 sedang Munajat Cinta rilis tahun 2007. Ada selisih sepuluh tahun diantara keduanya dan ada selisih keadaan Ahmad dhani di dalamnya.
Tahun keluarnya Kirana, mudah ditebak bagaimana keadaan Ahmad Dhani ketika itu. Menciptakan lagu tersebut Ahmad dhani terlihat jelas bahwa dia bermunajat sampai mampu menciptakan ritme yang eksotis plus lirik yang luar biasa puitis beda dengan keadaan Dhani ketika menciptakan Munajat Cintanya, boro boro bermunajat,mungkin Dhani cukup boker saja sambil merenung maka jadilah. Saya tidak mau membahas tentang logika industri yang ada sekarang berbeda dengan yang dulu, saya cuma menyayangkan sekaligus meridukan Ahmad dhani yang dulu, Dhani yang masih sadar, Dhani yang masih bangun. lihatlah perbedaan kedua potongan lirik di atas, tanpa membacanya berulang-ulang dan menyelami alam berpikir Dhani mustahil kita menemukan maksud dari Lagu Kirana (mungkin sampai sekarang banyak orang yang belum tahu arti dan maksud dari Kirana). Erwin Pras mantan personil Dewa 19 pernah mengatakan bahwa butuh waktu dua tahun untuk Dhani menyelesaikan lagu tersebut. Untuk lagu Munajat cinta, tak perlu pemikiran Einsten untuk memahami maksudnya cukup memakai otak Farhat Ab**s saja maka kitapun akan mengerti maksud apa yang diinginkan Dhani.
So biarkan Dhani nyaman dalam tidurnya sekarang sambil bermimimpi dengan sesekali mengigau agar nanti ketika dia sudah bangun dan tersadar Dhani kembali dengan lirik-lirik maha dahsyatnya yang membuat kita kembali bernyanyi sambil menyeringitkan dahi.
Sebelum mengakhiri saya mau membahas makna dari lagu kirana itu sendiri. lagu tersebut adalah campuran dari Ritme yang eksotis + Lirik yang luar biasa+ otak yang kreatif, secara garis besar Lagu kirana sebenarnya adalah tentang anak broken home yang kurang kasih sayang keluarga maupun pasangan akhirnya melampiaskan rasa hampa itu pada kehidupan gemerlap. Ia berseru kepada dewi Kirana untuk memberinya cinta dan kasih sayang.
.Kamis, 11 September 2014
Tuhan Tau Saya Rindu
By:
Unknown
On: Kamis, September 11, 2014
Malam ini saya tidur terlalu larut
Entah kenapa kamu kembali ketika saya sudah terlelap
Sambil berdiri ditepian, kamu melongo kebingungan namun
tetap cantik
Lama saya memperhatikan untuk meyakinkan bahwa itu kamu
Dengan rambut khas yang selalu saya suka dari dulu
Saya terus meperhatikanmu dengan
tanpa kelopak ini berkedip
Kamu terlihat gelisah, gusar
dengan salah satu kaki yang terus menghentak ketanah
Saya terus memperhatikan dan
ingin rasanya saya menyapa namun urung,
lalu saya teriak lantang namun kamu tetap tak hirau
Tanpa terasa air keluar dari mata
laki-laki yang kuat ini
menyapa
dan berbicara saja sudah tak mampu apa lagi kembali memegang tangan halusmu
Tuhan tau saya rindu, setelah
saya mencoba berkemas akan kenanganmu dulu
Ingin sekali saya cepat pulang malam ini agar bisa kembali
bertemu denganmu
Sambil berharap benteng itu
telah rubuh dengan ayat-ayat cinta mu
Tuhan saya rindu, teramat
rindu, mudah-mudahan ini bukan candu.
Rabu, 10 September 2014
Karena kamu Tidak Boleh Sukses Sendirian
By:
Unknown
On: Rabu, September 10, 2014
“Dan yang tereliminasi malam ini
adalah Laksmi” kata yang terlontar dari mulut Adi Nugroho sang pembawa acara
dan seketika kesebelas teman lainnya mengerubungi Laksmi dan sambil terisak mereka
saling berpelukan berbagi empati karena salah satu sahabat mereka harus pulang karena tersisih dari kompetisi. Akademi Fantasi Indosiar menjadi sangat ikonik di awal millennium baru dalam dunia
televisi di Indonesia. Ajang pencarian bakat khususnya menyanyi muncul dengan
format dan tampilan yang fresh saat itu seketika menjadi fenomena baru yang
membius seantero negri. Setiap hari diruang-ruang publik semua orang
membicarakannya, pernak pernik berbau acara tersebut diburu, dan tentu saja
di ruangnya sendiri AFI adalah pemilik rating & share tertinggi.
Terbayanglah raupan keuntungan dan kesuksesan yang didapatkan Indosiar sang
empunya acara. Setelah “gempa” itu, muncullah trend di dunia televisi kita
sampai sekarang yang entah di konvensi mana itu disepakati bahwa televisi kita
punya asas “karena kamu tidak boleh sukses sendirian” dalam hitungan
sepersekian detik acara-acara serupa bermuncullan bak jamur di musim Hujan.
RCTI membeli lisensi Fremantle Media untuk membuat Indonesian Idol, TPI yang
sekarang menjadi MNC yang dari dulu dikenal TV kalangan bawah membuat acara
serupa yang sok kearifan lokal dengan Kontes Dangdut Indonesia nya (KDI) dan
hal ini terus berlanjut sampai sekarang. Karena kamu tidak boleh sukses
sendirian.
“Durhaka kepada ibu,jasadnya
ditolak bumi” menjadi salah satu judul sinetron yang pernah mewabah
dipertengahan 2000-an dan secara serentak tanpa dikomandoi terlebih dahulu, kembali semua televisi membuat hal serupa.
Tujuan awalnya memang teramat mulia (Preet) sebagai pengingat buat manusia bahwa setiap
perbuatan jahat akan ada balasannya namun karena demi memburu uang (rating)
dibuatlah serampangan, yang dulunya sebagai penjaga moral namun lamat-lamat
menjadi konyol bagaimana menggambarkan Tuhan begitu jahat dan sadis kepada
hambanya. Masih tentang sinetron ataupun serial televisi, kekonyolan terus berlanjut
di era kekinian, masih bertema religi (tampilannya namun isinya entahlah)
“Tukang Bubur Naik Haji” yang mampu tembus sampai ribuan episode di RCTI, akhirnya
SCTV dengan menggemaskan juga membuat “Emak Ijah ingin ke Mekkah” (seakan bersahutan dengan RCTI bahwa kalau mau naik haji ya ke mekkah) yang
mempopulerka trio ubur-ubur ini (Munarooooh bang Ocit datang
prepet..prepet..prepet…#nyanyi), What the hell.
Mahabarata, Hatim,Ramayana,
Jodha Akbar (serial India) kini meledak di ANTV dan kita tinggal menunggu
pesaingnya yang kini sudah muncul satu persatu tanpa malu-malu, Aladdin di
Trans 7 dan segera menyusul Naagin di MNC Tv tentu saja masih dari tanahnya Shah
Rukh khan. Sukses SCTV dengan mengkopi habis-habisan Twilight,menjadikan Aliando Syarif
jadi anak muda paling terkenal se-Indonesia lewat Ganteng-Ganteng Srigala-nya (binatang
yang di Indonesia di kebun binatang pun tak ada). Seakan tau keresahan saya
tentang Srigala akhirnya MNC Tv dengan sangat “briliant” membuat Manusia Harimau. Kenapa
tidak sekalian Ganteng-ganteng Harimau, kalau mau lebih memenuhi sok kearifan lokal
yang selama ini ditampilkan (seolah-olah) tinggal ditambahkan saja
Ganteng-Ganteng Harimau Sumatra,mantap nggak tuh. Heheu maaf kalo saya
kebanyakan serius. Karena kamu tidak
boleh sukses sendirian.
Inbox di SCTV menghidupkan
kembali acara musik di pagi hari di TV yang tengah redup ketika itu, dan mudah saja kita tebak kesuksesannya karena setelah itu Tradaaaaaaaaaaa Olga, Rafi, Luna
muncul bersama Dahsyat, Global dengan 100% ampuh (sisa-sisa kejayaan MTV
Indonesia), Hits di Trans Tv, dan klik di Antv. Karena kamu tidak boleh sukses
sendirian.
Kelatahan tidak berhenti dan
terus berlanjut, YKS (Yuk Kita Sahur) tanpa sengaja melahirkan Cesar dengan
joget fenomenalnya yang dilabeli dengan namanya sendiri, tak ingin kehilangan
moment (uang) setelah bulan puasa berlalu dengan sigap Trans Tv membuat
“sekuelnya” tetap dengan singkatan YKS namun diubah menjadi Yuk Keep smile. Setiap
bom yang meledak pasti ada serpihan yang mengikuti muncullah Campur-Campur di
Antv dan acara-acara sejenis yang tentu saja isinya sama tak ada beda. Joget,
hinaan fisik dan saling lempar tepung.
"asas" kamu tidak boleh sukses sendirian ini justru menjadikan rahasia kesuksesan untuk televisi itu sendiri. ok kamu boleh untung saya juga ikut untung. kamu lelahlah berfikir melahirkan ide biar nanti saya yang ikuti.Industri yang kejam punya cara
berpikirnya sendiri. Siapa yang tidak kreatif akan mati, namun yang berlaku di
negri ini siapa yang tidak plagiat akan mati. Selama masih mengikuti Tuhan yang
bernama Rating hal ini akan terus ada dan berulang, maka kita cuma bisa pasrah dan menikmatinya saja. Bertambahnhya stasiun televisi tidak serta merta
memunculkan banyaknya alternativ tontonan tapi hanya menambah persoalan baru. Karena kamu Tidak Boleh Sukses Sendirian
Selasa, 05 Agustus 2014
KITA INI YANG SETAN
By:
Unknown
On: Selasa, Agustus 05, 2014
”Apabila datang Ramadhan maka pintu-pintu surga dibuka,
pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu.”
(HR Bukhori & Muslim)
Sabda Nabi diatas acap kali kita dengarkan setiap bulan puasa
datang dari setiap mulut para khatib, Ustad dan ustadzah. Hadist tersebut
menjadi penggambaran betapa megahnya bulan Ramadhan nan suci, waktu untuk mengumpulkan
sebanyak-banyaknya amal kebaikan, dan waktu yang tepat untuk kita instrospeksi.
Dari ketiga phrase dalam hadist tersebut
di atas saya tertarik pada persoalan setan yang dibelenggu. Mengapa tidak, phrase ini menurut saya yang paling bisa diukur dan terlihat dengan nyata dibanding dengan
“pintu syurga yang dibuka” dan “pintu neraka yang ditutup”.
Dalam waktu belakangan ini saya mulai cenderung menghindari dan
agak tidak menyukai pembicaraan agama diseputaran tentang langit (neraka & surga),dosa
& amal kebaikan dan teori agama lainnya,apalagi forum tersebut dilaksanakan
di Mesjid, mushallah atau langgar. Saya mulai merasa geram karena kita ini yang
sering berbicara agama, masih atau memang menganggap bahwa persoalan agama itu
hanya ada di mesjid, Al Quran itu cuma ayat-ayat sakral yang turun dari Tuhan. That’s
it ,selesai perkara.
Hubungannya dengan hadist diatas dan kegeraman saya adalah
terlalu banyaknya anomali yang muncul. Setan dibelenggu ketika puasa dan
betul-betul lepas ketika Ramadhan berakhir bahkan dihari pertama hajatan itu selesai
tepat di hari raya Idul Fitri. Ini pengalaman saya Pada saat shalat idul fitri
tahun ini, saya merasa antara kecewa dan ingin tertawa ketika saya melihat
jamaah shalat ied semuanya menangis ketika membahas tentang dosa dan mengangguk
mengerti ketika khatib berbicara amal
kebaikan dan kebesaran agama (Islam) namun diakhir setelah prosesi semua
selesai, seperti biasa tanpa muka berdosa Koran yang kita pakai sebagai alas
sholat kita tinggalkan begitu saja menjadi sampah sampai menggunung, tak ada
niatan sama sekali untuk mengambil dan membuangnya di tempat sampah atau
membawanya kembali kerumah atau kalau kedua-duanya tidak bisa mungkin tinggal dikunyah saja dan ditelan. FUCK. Tadi
mengangguk mengerti tentang kebesaran agama (islam) dalam sekejap seakan akan
lupa dan menampakkan kebodohan kita sendiri.sepele? saya kira tidak karena
memang setan telah dilepas dari belenggunya, dan bagaimana kita tampakkan area
agama hanya kita anggap ada di forum-forum keagamaan itu sendiri bukan untuk
kehidupan nyata sehari-hari. Bukan mau ria tapi terus terang saya membuang alas
Koran saya ditempat sampah.
Idul Fitri adalah momen bahagia bagi seluruh umat muslim di
Dunia tapi tidak untuk Hadika (11) yang mendapati ajalnya dihari besar itu yang
ironisnya dia dapatkan ketika ia ingin merayakan kegembiraan bersama pembesar
negri ini. Dia meninggal karena terhimpit dan terinjak-injak di acara Open
house yang di gelar Pak Jusuf kalla wakil presiden terpilih. Entah siapa yang
salah namun hadist itu kembali membuktikan kesahihannya bahwa setan telah lepas
dari belenggunya.
Dari sedikit hal diatas dari banyaknya contoh setan yang telah
lepas ketika ramadhan selesai memberikan saya sedikit pemikiran bahwa mungkin
sebenarnya Tuhan tidak pernah menciptakan setan atau pun malaikat namun tuhan
hanya menciptakan satu yaiu Manusia yang diberikan sifat setan dan sifat
malaikat, jadi menurut saya yang punya ilmu agama yang cetek bin dangkal ini, setan
dan malaikat itu bukan wujud namun hanya sifat atau insting yang diberikan Tuhan
untuk kita, tinggal bagaiman manusia mengatur dan mengelola keduanya. Ck ck ck
bagaimana sudah kayak ustad belum? Heheh Pisss
Jumat, 04 Juli 2014
Mem-Biebernya SBY ,Koplaknya Hari Tanoe dan Akhirnya Salam Dua jari
By:
Unknown
On: Jumat, Juli 04, 2014
Dalam beberapa hari kedepan mudah-mudahan kita tidak
muntah saking enegnya dengan pemberitaan politik yang serasa tanpa ujung ada di
televisi. Bukannya saya anti justru saya senang dengan politik makanya kali ini
saya mau cuap-cuap sedikit tentang itu.
Sejujurnya saya menghindari menulis tentang politik di blog saya, bukan karena
areanya sensitif tapi sudah terlalu banyak artikel maupun tulisan tentang
politik yang judulnya beda tapi isinya sama yang akhirnya jatuh-jatuhnya
menjadi membosankan. Jadi kali ini saya
mau menulis tentang politik yang tampaknya akan..........sama juga dengan yang
lain hehehhe. Tidak-tidak,tulisan ini cuma mau fokus mengomentari para pemimpin
bangsa yang sering muncul di hari dan malam-malam kita (asik) dengan bermodalkan
pengetahuan google dan wikipedia saya, jadi kalau akhirnya tulisan ini sama
saja dengan yang lain,maafkanlaaaaah(dengan cengkok dangdut).
Prabowo Subianto
Saya baru ngeh dengan sosok ini ketika
tiba-tiba ada bayangan burung (Garuda) terbang di atas sawah
dengan diakhiri auman Harimau berseliweran di Tv. Hampir 6-7 tahun yang
lalu hingga sekarang iklan itu muncul sebagai tanda orang ini ingin menjadi Presiden dengan partai barunya, Gerakan Indonesia Raya. menurut saya tahun (Politik) ini semestinya adalah tahunnya Prabowo (sebelum Jokowi dideklarasikan). Seteleh genre "teraniaya" sudah tidak laku dipasaran, dengan cerdas Prabowo membaca kemana arah trend selanjutnya dengan mencitrakan dirinya sebagai pemimpin yang tegas. Yup, tentu saja cara ini berhasil mengingat kita-kita ini sudah sangat muak melihat SBY yang mencla-mencle dan terlihat peragu. Di sinilah Prabowo datang tepat pada waktunya sebagai antithesa, botol ketemu tutupnya, klop. Seperti yang saya katakan diawal, tahun ini adalah tahunnya Prabowo, dari semua bakal capres yang digadang-gadang media, tidak ada yang megalahkan tingkat keterpilihannya. head to head dengan siapa pun Prabowo selalu di atas tapi sekali lagi itu sebelum Jokowi datang. saya membayangkan reaksi pak Prabowo yang harus mengompres kepalanya dengan kanebo ketika melihat deklarasi jokowi sebagai Presiden dan dalam hati berbisik "Joko...Joko kok kamu maju sih".
Susilo Bambang Yudhoyono
kayaknya basi membicarakan orang ini, sudah tidak ada yang special lagi dari dirinya dibanding 10 tahun lalu ketika pertama kali dia muncul dengan partai baru bentukannya sendiri. layaknya pop star dia adalah Justin Bieber ketika itu. tentara yang bersahaja, cerdas dan yang paling penting "yang teraniaya" adalah handicapnya. namun sekarang?, dalam hati pak Beye mungkin berkata,meminjam lirik lagu Samson "sejenak hatiku luluh lantak", bagaimana tidak setelah kemenangan impresifnya di 2009 pak Beye gagal menghentikan euforia bawahan dan konco-konconya untuk berhenti berpesta, hasilnya Anas, Angie, Nasaruddin, Mallarangeng, dan the one n only Bhatoegana masih mabuk sampai sekarang. But it's ok, menurut saya orang ini patut kita apresiasi, kita akui apa tidak dia yang membuat kestabilan di negri ini dalam 10 tahun terakhir, satu-satunya presiden di zaman transisi yang menyelesaikan tuntas priode pemerintahannya tanpa gejolak yang berarti. Peningkatan ekonomi indonesia dalam bidang makro yang luar biasa, masuknya Indonesia ke anggota G-20 (20 negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia), kembalinya indonesia sebagai pemimpin di Asean, dan yang paling penting Indonesia hari ini memiliki cadangan devisa terbesar sepanjang sejarah republik ini berdiri,dan masih banyak lagi "prestasi" dia yang patut kita apresiasi. Pasti ada yang bertanya kok cuma yang bagus-bagus saja yang ditampilkan? karena jelek-jeleknya Beye sudah sering kita makan dari tv nya Ichal & Paloh.
JOKO
WIDODO
Entah
siapa yang memulai orang ini dipanggil dengan nama Jokowi, saya masih ingat
ketika namanya pertama kali muncul dipemberitaan dia dipanggil dengan Joko saja.
Mungkin efek ketenaran jadi harus membuat nama yang Genic maka muncullah Jokowi, seperti Agnes Monica diubah menjadi Agnes
Mo ketika sukses Go internesyienel.
Cukup membahas yang tidak penting “what
‘s in a name” apa lah arti sebuah nama, sekarang kita mencoba serius. Bapak yang satu ini kita pungkiri apa tidak adalah pendobrak kelaziman
kepemimpinan nasional, dengan stereotype
pemimpin adalah penguasa,pemimpin cuma dibelakang meja, pemimpin memerintah
dengan” telunjuk saktinya” Jokowi malah sebaliknya. Bermula ketika para PKL
yang bejibun dan berpencar dipenjuru kota Solo direlokasi tanpa pentungan Polisi
Pamong Praja menjadi antithesis pemberitaan yang marak waktu itu bagaimana Pol
PP terasosiasi dengan penertiban PKL. Jokowi juga datang dengan cerita seringnya
dia di luar daripada di dalam kantor yang menghasilkan tambahan pembendaharaan
kosakata baru bahasa Indonesia dengan blusukan-nya
yang menjadi trend. Gara-gara ini setiap kepala daerah sampai presiden berjalan
menemui rakyatnya tidak ada kata lain selain
blusukan untuk melabelinya, kata yang orde baru lalu dikenal dengan Turba (turun ke bawah. Belum lagi cerita-cerita bahwa dia tidak
pernah mengambil gajinya selama dia menjabat, serta sederet cerita lainnya yang
membuat pesimisme kita berubah menjadi optimisme bahwa Indonesia masih punya
harapan. Sejatinya tahun ini adalah akhir dari periode kedua kepemimpinannya di
Surakarta namun karena gegap gempitanya tentang Jokowi membuat partai yang
menaunginya PDI Perjuangan memboyongnya ke Ibu kota untuk suksesi yang lebih tinggi menjadi
Gubernur DKI Jakarta. Dan tampaknya suksesinya di Jakarta akan senasib seperti
di Solo jika ia terpilih menjadi Presiden RI di pemilu tahun ini yang mungkin
membuatnya menjadi satu-satu nya orang di dunia ini yang memiliki “jenjang karir”
se-spektakuler itu.
JUSUF
KALLA
Tidak
ada yang tahu apa yang ada dipikiran pak kalla ketika menerima pinangan Jokowi
untuk menjadikannya calon wakil presiden. Saya termasuk orang yang tidak setuju
pak kalla maju (lagi) di suksesi kepemimpinan nasional. Setelah di 2004-2009
menjadi wapres, 2009 gagal menjadi presiden, dan kini kembali menjadi calon
wakil presiden. Ternyata tidak ada kata cukup dibenak pak Kalla. Sebagai sesama
orang Sulawesi tentu senang ada orang yang mewakili ditingkat tertinggi
direpublik ini namun untuk memilihnya karena kesamaan itu menurut saya adalah
logika bebal nan sesat. Biarpun motivasi yang dilontarkannya adalah
untuk mengabdi kepada Negara, hal itu terasa hanya sebuah Lips
service saja atas apa yang dia lakukan selama ini,kenapa harus jadi
cawapres lagi??. Saya membayangkan JK cukup dirumah saja bercengkrama dengan
cucu-cucunya sambil mengurusi PMI dan Dewan Mesjidnya, saya kira terlihat lebih
elegan tanpa harus masuk dalam arus kekuasaan lagi dan mengakhiri menjadi gang 4 L (Loe lagi Loe lagi).pffttt
WIRANTO
Ini
dia salah satu pentolan gang 4 L (loe lagi loe lagi) yang terus maksa menjadi
presiden sejak 2004. Untungnya di 2014 ini di detik akhir dia tersadar dan akhirnya memilih hanya menjadi
penggembira saja (kalau bukan karena perolehan suara partainya yang seret). Jendral tentara yang satu ini sebenarnya punya peluang
menjadi presiden pada tahun 1998 jika ia mau, namun entah apa yang
dipikirkannya waktu itu, kesempatan “mengkudeta” pak Harto sangat besar
mengingat posisnya sebagai Menhankam/Pangab memberikannya banyak kesempatan
karena memiliki otoritas atas semua kekuatan militer. Kalau (kudeta) itu
berhasil Wiranto tidak perlu lagi capek-capek ikut konvensi presiden Partai
Golkar di 2004 yang dimenangkannya. Menjadi calon wakil Presiden JK di 2009 dan
puncaknya yang paling menggelikan bersama Hari Tanoe menyamar menjadi
kuli,tukang becak sampai pedagang asongan demi memuluskan hasratnya menjadi
Presiden Indonesia.Aya aya wae atu pak.
Abu
Rizal Bakrie
ARB
mungkin menjadi pesakitan pada tahun politik ini, bagaimana tidak dari Calon Presiden,calon
wakil Presiden sampai akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Kalau boleh
mengatakan dia
adalah orang
paling Galau di republik ini melebihi
nelangsanya Jupe (Julia Peres) ditinggal Gaston. Ketua dari partai besar dan
sarat pengalaman, pemenang kedua pemilu, salah satu taipan bisnis negri ini hanya
berakhir menjadi dayang-dayang di altar Prabowo. Jadi jangan heran jika ARB akhir-akhir ini sering mengeluh kurang
enak badan karena flu gegara showeran
tiap malam
#eh.
Orang-orang
bilang dia punya dosa yang tak termaafkan,luapan lumpur merendam 4 desa di
Sidoarjo akibat kesalahan pengeboran salah satu perusahaannya, PT Lapindo
Berantas yang menjadi penyebabnya. Kalau saya sih merasa tanpa ada peristiwa
itu pun Ichal belum pantas menjadi presiden eh salah bukannya belum tapi tidak
pantas. Alasannya kenapa? Ya tidak pantas saja, tidak ada alasan kuat selain
itu heheheh. Membayangkan tidak ada
peristiwa itu apakah semua orang lantas mengelu-elukan dia untuk menjadi
Presiden,ya tidak juga kan. Maka untunglah ada lumpur Lapindo supaya kita punya
alasan untuk terus menolaknya. Masih soal lumpur, faktanya adalah kejadian
tersebut telah ditetapkan oleh DPR sebagai Bencana alam yang artinya bahwa
Negara yang akan membayar ganti rugi kepada korban yang terkena dampak Lumpur.
Mantap dah tuh…Bakri…Bakri.
Hary
Tanoe
Nih orang saya tidak tau dari mana tiba-tiba nyempil aja di dunia politik Indonesia. Cuman gara-gara punya 3 televisi hari ini besoknya bicara tentang indonesia yang maju dan sejahtera. Ok tidak ada yang salah memang tapi siapa elu???. mungkin dia berpikir dengan uang segepok dan sebongkah berlian bisa membeli semuanya. atau menangkap trend etnis Tionghoa yang lagi naik daun, kwik kian Gie, terus ada Marie elka Pangestu sampai yang paling hits Basuki 'Ahok' Cahaya Purnama menjadi salah satu motivnya mungkin. Atau bisa juga dia melihat Ichal & Paloh yang menggunakan Tv nya untuk mencitrakan diri besoknya dia beli Tv juga. Semua kemungkinan diatas bisa menjadi alasan yang kuat namun kalau melihat kecendrungan HT yang ingin hasil yang Instan justru menjadi blunder buat dirinya sendiri. masuk ke Nasdem tanpa rekam jejak dan pengetahuan politik mumpuni malah membuat partai yang baru seumur jagung itu sempat terpecah. Gagal di Nasdem dengan cepat dia melompat dan masuk ke Hanura. Bagai mendapatkan durian runtuh Wiranto dengan senang hati dan tak tanggung-tanggung mejadikannya Ketua Dewan Pembina sama seperti di Nasdem dulu. Dasar niat dari awal cuma kekuasaan, Hanura yang digadang akan menempati 5 besar Pileg malah memble dan hanya menjadi juru kunci di parlemen nanti. Imbasnya adalah membuat Hanura juga terpecah dan hasilnya dia dipecat!!. Namun dari keseluruhan itu HT ini punya prestasi besar yang dapat kita ingat bahwa dia adalah satu-satunya orang yang bisa memaksa seorang jendral menjadi Tukang becak, pedagang asongan sampai kuli panggul. Fabulous...Fabulous (Jarjit way di Upin Ipin).
pemilihan presiden tahun ini mungkin yang paling seru dari pemilihan presdien sebelumnya dalam sistem pemilihan langsung. Dari banyaknya Calon kini hanya mengerucut menjadi dua pasang saja. Ditambah lagi dengan trend social media yang ikut berperan menjadikan Pilpres kali ini menjadi lebih menarik. Prabowo & Jokowi adalah yang terbaik dari yang baik tapi jika disuruh memilih mungkin akan memilih Jokowi. Kenapa mungkin karena selama ini saya hanya percaya dengan sosok pak Anies Baswedan, yang saya dukung ketika konvensi partai Demokrat lalu dengan bergabung menjadi relawannya dalam gerakan Turun Tangan (tidak ada yang tanya woy!!!) tapi apa daya konvensi abal-abal itu gagal membawanya dalam pusaran suksesi Presiden. Show must go on, kini cuma pilih Prabowo atau jokowi. sebelum memilih saya ingin membuat analisa cetek saya sendiri tentang pemimpin.
Saya selalu percaya bahwa peimpin itu ada sesuai dengan kebutuhan era atau masanya. Musa datang dengan tongkatnya yang mampu berubah menjadi ular dan membelah lautan karena pada zaman mesir kuno hal-hal yang berbau sihir & gaib sangat diagungkan, dengan cara itulah Musa membebaskan bangsa yahudi menuju tanah yang dijanjikan. Isa/ Yesus kristus datang dengan kemampuan menyembuhkan dan menghidupkan orang mati, mampu menarik simpati karena Yesus tumbuh ketika dunia medis dan tekhnik penyembuhan penyakit lagi hits-hits nya ketika sihir sudah tak laku lagi. Muhammad datang membebaskan tanah Arab dari kesesatan luar biasa hanya dengan lantunan magis ayat Al Qur'an karena nabi berada pada zaman ketika bangsa arab tumbuh dengan tradisi lisan & Sastra yang kuat, maka tidak heran Al Qur'an dinobatkan sebagai karya Sastra paling agung oleh bangsa arab.
Dalam konteks Indonesia kita pernah punya pemimpin kharismatik dalam diri Soekarno. Hanya bermodalkan pidato yang lantang,rakyatnya bisa lupa bahwa masih makan nasi tiwul lagi setelah mereka pulang kerumah. Pak karno sadar bahwa ia belum mampu mensejahtrakan maka rakyat perlu pengalihan dengan punya kebanggaan atas bangsanya melalui pemimpinnya yang tidak gentar dengan siapa pun. Dari pola analisa saya diatas (ckckckc kaya orang pintar saja saya ini) maka sangat mudah memilih siapa dari keduanya, Prabowo pernah bilang dia adalah anak Ideologis bung karno, dari sini saja saya bisa bilang enough is enough, tidak ada yang salah dari itu namun apakah kita dan bangsa ini masih butuh cara-cara Sukarno?? dengan tegas saya akan bilang tidak karena zaman sudah jauh berubah. bangsa ini memang butuh kebanggaan diri tapi itu tidak cukup jika mereka tak pernah disentuh dan didengar.
kalau masih sering teriak perubahan maka Jokowi lah pilihannya karena jokowi adalah perubahan itu sendiri. Jokowi adalah pemimpin yang pernah cuma ada di awang-awang kini menjadi sosok yang nyata. Dulu kita sering merindukan pemimpin yang merakyat kini ada di Jokowi, kita merindukan pemimpin yang melihat dan mendengarkan kita, kini ada di jokowi, kita merindukan pemimpin yang potongan dan gayanya santun nan sederhana kini ada di Jokowi.
saya ingin memiliki Presiden yang kapan saja bisa berbicara dengan dirinya tanpa jarak dan kekakuan, Presiden yang membebaskan kita mencubit pipi dan memeluknya kapan saja, saya juga ingin Presiden yang tertawa dan sedih bersama rakyatnya. Yang jelas Jokowi datang dengan kebaruan dan optimisme bahwa negri ini masih punya harapan.
Sebagai penutup kembali saya menegaskan pemimpin lahir sesuai dengan kebutuhan zaman. Prabowo datang untuk melayani namun jokowi datang untuk menggerakkan. memang Indonesia tidak akan kemana-mana, memang tidak akan ada perubahan besar dengan saya dan kita Jika Jokowi yang menang, namun orang ini membawa harapan biarpun itu secuil. Sekali lagi dan sekali lagi bangsa ini sudah lama terdiam dan berpangku tangan untuk hanya sekedar mengoceh dan meneriakkan kata kasar, keluh dan kesah tanpa tindakan di silih bergantinya pemimpin kita. Maka yang dibutuhkan Indonesia sekarang adalah pemimpin yang mampu menggerakkan bahwa masalah ini bukan masalah "saya" namun "kita" dan itu ada di Jokowi. Masalah bangsa ini tidak bisa diselesaikan oleh satu orang saja sekalipun itu Superman namun masalah bangsa ini harus diselesaikan oleh kita semua lewat pemimpin yang mampu menggerakkan, yang mau Turun tangan tidak hanya urun angan. mari bergerak karena Jokowi adalah kita.
Dengan ucapan Bismillahi Rahmani Rahim saya akhirnya memilih Jokowi
pemilihan presiden tahun ini mungkin yang paling seru dari pemilihan presdien sebelumnya dalam sistem pemilihan langsung. Dari banyaknya Calon kini hanya mengerucut menjadi dua pasang saja. Ditambah lagi dengan trend social media yang ikut berperan menjadikan Pilpres kali ini menjadi lebih menarik. Prabowo & Jokowi adalah yang terbaik dari yang baik tapi jika disuruh memilih mungkin akan memilih Jokowi. Kenapa mungkin karena selama ini saya hanya percaya dengan sosok pak Anies Baswedan, yang saya dukung ketika konvensi partai Demokrat lalu dengan bergabung menjadi relawannya dalam gerakan Turun Tangan (tidak ada yang tanya woy!!!) tapi apa daya konvensi abal-abal itu gagal membawanya dalam pusaran suksesi Presiden. Show must go on, kini cuma pilih Prabowo atau jokowi. sebelum memilih saya ingin membuat analisa cetek saya sendiri tentang pemimpin.
Saya selalu percaya bahwa peimpin itu ada sesuai dengan kebutuhan era atau masanya. Musa datang dengan tongkatnya yang mampu berubah menjadi ular dan membelah lautan karena pada zaman mesir kuno hal-hal yang berbau sihir & gaib sangat diagungkan, dengan cara itulah Musa membebaskan bangsa yahudi menuju tanah yang dijanjikan. Isa/ Yesus kristus datang dengan kemampuan menyembuhkan dan menghidupkan orang mati, mampu menarik simpati karena Yesus tumbuh ketika dunia medis dan tekhnik penyembuhan penyakit lagi hits-hits nya ketika sihir sudah tak laku lagi. Muhammad datang membebaskan tanah Arab dari kesesatan luar biasa hanya dengan lantunan magis ayat Al Qur'an karena nabi berada pada zaman ketika bangsa arab tumbuh dengan tradisi lisan & Sastra yang kuat, maka tidak heran Al Qur'an dinobatkan sebagai karya Sastra paling agung oleh bangsa arab.
Dalam konteks Indonesia kita pernah punya pemimpin kharismatik dalam diri Soekarno. Hanya bermodalkan pidato yang lantang,rakyatnya bisa lupa bahwa masih makan nasi tiwul lagi setelah mereka pulang kerumah. Pak karno sadar bahwa ia belum mampu mensejahtrakan maka rakyat perlu pengalihan dengan punya kebanggaan atas bangsanya melalui pemimpinnya yang tidak gentar dengan siapa pun. Dari pola analisa saya diatas (ckckckc kaya orang pintar saja saya ini) maka sangat mudah memilih siapa dari keduanya, Prabowo pernah bilang dia adalah anak Ideologis bung karno, dari sini saja saya bisa bilang enough is enough, tidak ada yang salah dari itu namun apakah kita dan bangsa ini masih butuh cara-cara Sukarno?? dengan tegas saya akan bilang tidak karena zaman sudah jauh berubah. bangsa ini memang butuh kebanggaan diri tapi itu tidak cukup jika mereka tak pernah disentuh dan didengar.
kalau masih sering teriak perubahan maka Jokowi lah pilihannya karena jokowi adalah perubahan itu sendiri. Jokowi adalah pemimpin yang pernah cuma ada di awang-awang kini menjadi sosok yang nyata. Dulu kita sering merindukan pemimpin yang merakyat kini ada di Jokowi, kita merindukan pemimpin yang melihat dan mendengarkan kita, kini ada di jokowi, kita merindukan pemimpin yang potongan dan gayanya santun nan sederhana kini ada di Jokowi.
saya ingin memiliki Presiden yang kapan saja bisa berbicara dengan dirinya tanpa jarak dan kekakuan, Presiden yang membebaskan kita mencubit pipi dan memeluknya kapan saja, saya juga ingin Presiden yang tertawa dan sedih bersama rakyatnya. Yang jelas Jokowi datang dengan kebaruan dan optimisme bahwa negri ini masih punya harapan.
Sebagai penutup kembali saya menegaskan pemimpin lahir sesuai dengan kebutuhan zaman. Prabowo datang untuk melayani namun jokowi datang untuk menggerakkan. memang Indonesia tidak akan kemana-mana, memang tidak akan ada perubahan besar dengan saya dan kita Jika Jokowi yang menang, namun orang ini membawa harapan biarpun itu secuil. Sekali lagi dan sekali lagi bangsa ini sudah lama terdiam dan berpangku tangan untuk hanya sekedar mengoceh dan meneriakkan kata kasar, keluh dan kesah tanpa tindakan di silih bergantinya pemimpin kita. Maka yang dibutuhkan Indonesia sekarang adalah pemimpin yang mampu menggerakkan bahwa masalah ini bukan masalah "saya" namun "kita" dan itu ada di Jokowi. Masalah bangsa ini tidak bisa diselesaikan oleh satu orang saja sekalipun itu Superman namun masalah bangsa ini harus diselesaikan oleh kita semua lewat pemimpin yang mampu menggerakkan, yang mau Turun tangan tidak hanya urun angan. mari bergerak karena Jokowi adalah kita.
Dengan ucapan Bismillahi Rahmani Rahim saya akhirnya memilih Jokowi
SALAM DUA JARI
Langganan:
Postingan (Atom)
